Belakangan aku sedang fokus membaca buku..tau dunks..untuk seorang yang bernama Diana Caesar Rosalin itu adalah seorang yang tidak suka membaca. Tapi ini aku mau membaca, karena tertantang untuk mengetahui lebih dalam tentang keberadaan seseorang. Keberadaan Sahabatku.
Aku tidak ingin menjadi seorang yang hanya melihat melalui satu mata, Karena Allah SWT memberikan aku 2 Mata untuk melihat jadi aku harus menggunakan kedua mataku ini untuk melihat semua dari segala sisi secara utuh, tidak seperempat, sepertiga ataupun setengah.
Buku pertama yang aku Baca:
Jangan Lihat Kelaminku!
by: Merlyn Sopjan (Ratu Waria 1995, Miss Waria 2006)
Buku ini adalah buku pertama dari sahabat, dimana tentang kisah hidup dan perasaan yang semuanya tertuang lewat goresan penanya. Tentang kisah cinta yang dalam untuk Laki-laki yang akhirnya sudah bisa ditebak, pergi meninggalkan. Rasa sayang dan kangen tentu masih ada karena merubah cinta tidak seperti membalikkan telapak tangan. Pencalonan Bupati, yang diakhiri dengan guyon para tetinggi legislatif itu yang mencoba mengajukan pertanyaan bodoh "Saya harus memasukan apa untuk Jenis Kelaminnya Mba Merlyn". Aktifitas menjadi seorang ketua IWAMA dan aktifis HIV di sebuah Rumah Sakit. Serta mengenai kehidupan keluarga, dimana dicerminkan dengan menjadi seorang yang membuat bangga orang tuanya.
Buku pertama ini adalah buku yang mengungkapkan kisah seperti Diary. Semua terlukis saat sakit dan saat bahagianya. Seperti dikatakan oleh sahabat dalam buku pertamanya ini bahwa para Dewan Legislatif itu bertanya tentang Jenis kelamin apa yang harus dicantumkan, menurutnya ini adalah pertanyaan bodoh dan menurutku memang benar adanya bahwa ini adalah pertanyaan bodoh. Kenapa..?? karena seharusnya mereka tidak perlu bertanya karena yang aku tau bahwa pemerintahan itu adalah paling disusahkan dengan yang namanya administratif. Pastinya dalam sebuah pencalonan Bupati Daerah sudah bisa dipastikan para calon yang mendaftarkan diri harus melengkapi segala dokumen yang bersifat administrasi seperti Akte, KTP, Surat lamaran, Ijasah dan surat-surat lainnya yang menurut mereka penting meskipun ujung dari dokumen-dokumen itu adalah tempat pembakaran sampah :). Nah itu, jadi seharusnya mereka sudah cukup dengan membaca dari dokumen yang sudah dikumpulkan tanpa perlu bertanya. Hanya karena Sahabatku adalah seorang transgender atau lebih sering disebut Waria (Wanita-Pria).
Wednesday, September 19, 2012
Thursday, September 13, 2012
Aku tidak Kalah
Aku tidak kalah
Dan aku tidak akan kalah
Perjuangan baru dimulai kawan
Meskipun di awali dengan keterlambatan
Aku tidak kalah
Penolakan bukan berarti kita harus menyerah
Kita harus tetap berjuang
Jangan pernah menyerah pada keadaan
Aku Manusia..Dia juga Manusia..
Tuhan menciptakan kami sama dengan perbedaan yang ada..
Tapi prinsipnya tetap satu dan sama
Bahwa kami hidup karena memang di ciptakan
Aku tidak kalah
Untuk sebuah arti persahabatan
Kita tidak menuntut untuk sebuah penghargaan
Tapi kami hanya ingin bisa diterima
Dan aku tidak akan kalah
Perjuangan baru dimulai kawan
Meskipun di awali dengan keterlambatan
Aku tidak kalah
Penolakan bukan berarti kita harus menyerah
Kita harus tetap berjuang
Jangan pernah menyerah pada keadaan
Aku Manusia..Dia juga Manusia..
Tuhan menciptakan kami sama dengan perbedaan yang ada..
Tapi prinsipnya tetap satu dan sama
Bahwa kami hidup karena memang di ciptakan
Aku tidak kalah
Untuk sebuah arti persahabatan
Kita tidak menuntut untuk sebuah penghargaan
Tapi kami hanya ingin bisa diterima
Subscribe to:
Comments (Atom)