Saat awal aku ceritakan, Aku ada panggilan disebuah perusahaan dan mereka membutuhkan aku dengan segera..dukungan itu tetap ada..saat aku katakan 2 minggu..OK..kata2 itu terucap..saat aku mengajukannya..ternyata..TIDAK OK..dan menyuruhku untuk sedikit lebih menghargai karena masa baktiku yang tidak sebentar di tempat itu..
Harus 30 hari..Ok..dan akhirnya aku berpikir kembali terkait dengan semua penahanan yang dilakukan..terhadap Gaji dan lain-lainnya yang menjadi hak-ku..kumasukkan tgl akhir menjadi 28 Februari karena terpikir bahwa aku akan mengambil cuti sejak tanggal 21 Februari..
Kembali aku terbentur dengan peraturan..yang tidak memperbolehkan aku cuti..aku ikuti aturan main dengan tetap bertahan ditanggal 28 Februari dengan konsekuensi aku harus bertahan terhadap ketidaknyamanan yang ada..rasa 1 bulan seperti 1 tahun..yang rasanya waktu berjalan dengan lambat.
Ternyata tempat baru tetap menuntutku tanggal 21 Februari sudah disana..berpikir..berpikir..kutanyakan semua dana yang harus diselesaikan..akhirnya..aku putuskan ulang kembali untuk koreksi tanggal resign dari 28 Februari menjadi 21 Februari..dan akan kuselesaikan semua kewajibaku terhadap perusahaan.
Koreksi tanggal resign aku konfirmasikan secara lisan dan setelah beberapa hari tidak ada pembahasan. Akhirnya beranikan diri dengan mengungkapkan dengan sebuah tulisan..tapi..kenapa..??semua berubah menjadi dingin dan penuh dengan ungkapan kemarahan seperti perang dingin. Kemudian keluar tulisan Ungrateful person. Is it for me..??ok..aku terima jika memang ditujukan kepadaku.
Tibalah kini saatnya aku meminta siapakah yang menjadi PIC pengganti dan ku berharap adanya dedicated. Bukan aku sombong akan pekerjaanku, tapi memang seperti itulah adanya bahwa pekerjaanku tidak mudah seperti membalikkan telapak tangan.
Bulan Januari, aku bertanya mengenai penggantiku..Tenang, pasti ada..konfirmasi terakhir 3 Februari, tanggal 7 akan ada masuk anak baru yang akan belajar dengan Diana terkait dengan pekerjaan yang Diana kerjakan. Tanggal 7 Februari kembali aku menagih untuk karyawan yang akan belajar pekerjaan aku. Jawabannya adalah TIDAK ADA, dan yang akan belajar ada 3 orang. So aku yang harus mengikuti jadwal mereka dan bukan mereka yang mengikuti jadwalku.
Ternyata permintaan percepatanku akhirnya mendapatkan jawaban yaitu dipersulit. Bukan jawaban persetujuan yang kudapat melainkan jawaban beberapa pekerjaan yang harus aku selesaikan dalam waktu sebelum aku resign.
- Pembuatan flow process secara detail.
- Pembuatan berita acara serah terima jabatan yang detail dan perincian.
- Seluruh pekerjaan operasional bulanan dan harian pada bulan Februari harus diselesaikan terlebih dahulu.
- Filing seluruh dokumen yang ada di area unit untuk dapat dikirimkan segera ke Record Management.
Entah apa sebenarnya yang mereka pikirkan..??
Dan semua pekerjaan itu harus selesai sebelum waktu tanggal resign aku tiba dan aku akan mengerjakan sendiri tanpa bantuan meskipun itu bukan pekerjaan aku dalam bidang Filing dokumen yang ada di area unit itu.
Suatu hari saat aku makan siang, aku menawarkan untuk membelikan makan siang. Namun berujung aku yang dimarahi dengan perkataan "Kamu memang keterlaluan.."
Aku ingin melupakan semuanya..namun emosi ini masih berada pada puncaknya. Dan belum mampu aku untuk menurunkan kadar emosi yang ada.
Kisahku saat aku akan melangkah ke dunia baru dan pengajuan pengunduran diri.
Aku tau tempat baru bukanlah tempat yang lebih baik untuk pemberian benefit, namun dengan diterimanya aku disana maka Allah SWT Maha Mengetahui yang terbaik untukku.
No comments:
Post a Comment